Senin, 14 November 2011
TRM
Teori kependudukan yang terkenal adalah Teori Robert Malthus, yang berisi "pertumbuhan penduduk yang cepat seperti derek ukur (1,2,4,6...) sedangkan pertambahan pangan lambat seperti deret hitung (1,2,3,4...)" sehingga pada periode tertentu dapat menyebabkan kelaparan. Seperti teori lainnya, teori ini memiliki kelemahan, yaitu : ditemukannya alat kontrasepsi (teknologi maju) dan ditemukannya teknologi pertanian sehingga pertambahan pangan meningkat.
Cerita Mahasiswa Indonesia di Ausie
Nyata.
Plis share ya biar sampe ke seluruh bangsa Indonesia..
sumber : http://chybillrezpector.blogspot.com/2011/10/cerita-mahasiswa-indonesia-di-ausie.html
Suatu pagi, kami menjemput seseorang klien di bandara. Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Si Bapak adalah pengusaha asal Singapura, dengan logat bicara gaya melayu & english, beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kepada kami yang masih muda.
Beliau berkata, "Ur country is so rich"
Ah biasa banget denger kata2 itu. Tapi tunggu dulu. "Indonesia doesn't need the world, but the world needs Indonesia," lanjutnya. "Everything can be found here in Indonesia, U don't need the world."
"Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia ! Singapura is nothing, we can't be rich without Indonesia ! 500.000 orang Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan. Bisa terbayangkan uang yang masuk ke kami, apartemen2 terbaru kami yang beli orang2 Indonesia, ga peduli harga selangit, laku keras. Lihatlah RS kami, orang Indonesia semua yang berobat. Trus, kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk ? Ya benar2 panik. Sangat terasa, we are nothing. Kalian tahu kan kalo Agustus kemarin dunia krisis beras. Termasuk Singapura dan Malaysia? Kalian di Indonesia dgn mudah dapat beras. Liatlah negara kalian, air bersih dimana2, lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari Malaysia.
Saya ke Kalimantan pun dalam rangka bisnis, karena pasirnya mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari bersinar. Penambang jual cuman Rp 3rb/kg ke pabrik china, si pabrik jual kembali seharga Rp 30rb/kg. Saya liat ini sebagai peluang. Kalian sadar tidak kalo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia !
Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo.
Harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah pangan dari petani2 kita sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik sendiri. Tak perlu impor klo bisa produk sendiri. Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD!!!
Plis share ya biar sampe ke seluruh bangsa Indonesia..
sumber : http://chybillrezpector.blogspot.com/2011/10/cerita-mahasiswa-indonesia-di-ausie.html
Langganan:
Postingan (Atom)